Definisi Jerawat, Penyebab Dan Faktor Yang Memperparah No ratings yet.

Definisi Jerawat, Penyebab Dan Faktor Yang Memperparah

Definisi Jerawat

Jerawat adalah kondisi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Biasanya muncul di hidung, pipi, dahi, leher, dada, punggung dan bahu. Atau menurut kamus kemkes.go.id, bahwa Acne Vulgaris (kita mengenalnya dengan jerawat saja), adalah : “Kondisi kulit ditandai dengan sumbatan dan peradangan yang melibatkan folikel rambut dan kelenjar sebasea.”

Jenisnya beragam, umumnya adalah tipe yang berkembang selama masa remaja. Pubertas menyebabkan produksi hormon meningkat, terutama testosteron.

Prevalensi remaja mempunyai jerawat adalah 70 sampai 87 persen. Aktivitas hormon ini menyebabkan kelenjar kulit mulai menghasilkan lebih banyak minyak (sebum).

Minyak yang diproduksi adalah untuk melindungi kulit, dan membuatnya tetap lembab. Namun jerawat mulai muncul saat minyak bercampur dengan sel kulit mati dan menyumbat pori-pori kulit. Kondisi menjadi rumit saat bakteri ikut terlibat. Dan jika semuanya itu melebar ke jaringan kulit terdekat, maka akan menyebabkan pembengkakan, kemerahan, dan nanah.

Itulah jerawat.
Definisi jerawat, penyebab, dan faktor yang berpengaruh

Pori-pori yang tertutup kulit mati dapat menyebabkan dinding folikel tersumbat, dan menghasilkan komedo putih. Atau sumbatannya mungkin terbuka di permukaan, dan menjadi berwarna gelap. Itulah komedo hitam.

Sebuah komedo hitam mungkin terlihat seperti kotoran di pori-pori. Tapi sebenarnya pori-pori tersebut sangat padat dengan bakteri dan minyak. Tampilannya berubah menjadi coklat karena bercampur dengan udara.

Namun bukan hanya aktifitas hormon, namun juga bisa diakibatkan oleh obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid atau lithium, dapat menyebabkan jerawat berkembang.

Anda yang sudah bukan lagi remaja bisa juga memiliki jerawat, bahkan di usia bayi. Terkadang bayi baru lahir memilikinya akibat ibu mereka mentransfer hormon saat di kandungan. Juga bisa muncul saat tekanan psikis/stres saat proses persalinan yang menyebabkan tubuh bayi melepaskan hormon sendiri. Anak kecil dan orang dewasa juga sangat mungkin terkena jerawat.

Beberapa kondisi sistem endokrin, seperti sindrom ovarium polikistik dan sindrom Cushing, dapat menyebabkan wabah jerawat.

 

Penyebab jerawat

Setidaknya ada empat penyebab utama:

  1. Produksi minyak
  2. Sel kulit mati
  3. Pori-pori tersumbat
  4. Bakteri

Jerawat meradang atau terinfeksi mempunyai ciri bintik merah di sekitarnya, dan dengan pusat putih yang berkembang bila diblokir folikel rambut. Penyumbatan dan pembengkakan berkembang di dalam folikel rambut menghasilkan benjolan seperti kista di bawah permukaan kulit.
Ciri-ciri dan gejala sangat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisi :

  1. Komedo (pori-pori tersumbat dan berubah menjadi coklat saat terkena udara).
  2. Komedo putih.
  3. Tonjolan merah kecil dan lembut (papula).
  4. Jerawat (pustula) merupakan papula dengan nanah pada ujungnya.
  5. Benjolan besar, padat, nyeri di bawah permukaan kulit (nodul). Jerawat batu termasuk ke dalam jenis jerawat ini.
  6. Nyeri, benjolan nanah di bawah permukaan kulit (lesi kistik).

Ada resiko jerawat akan meninggalkan luka jaringan parut dari bekas jerawat. Oleh karena itu segera lakukan cara mengatasi bekas jerawat, agar anda tidak terlalu lama memiliki kulit yang rusak.

Faktor yang bisa memperburuk jerawat

Faktor-faktor ini bisa memicu keadaan lebih buruk :

  1. Hormon. Androgen adalah hormon yang meningkat pada anak laki-laki dan perempuan selama masa pubertas. Akan menyebabkan kelenjar sebaceous membesar dan membuat lebih banyak sebum. Perubahan hormonal berkaitan dengan kehamilan dan penggunaan kontrasepsi oral juga dapat mempengaruhi produksi sebum.
  2. Kosmetik. Seperti bedak padat. Bahkan kosmetik dari bahan berbahaya (merkuri) akan mengakibatkan jerawat sangat parah.
  3. Obat tertentu. Obat dengan kandungan kortikosteroid, androgen atau lithium bisa memperburuk jerawat.
  4. Makanan. Studi menunjukkan bahwa beberapa faktor makanan, termasuk produk susu dan makanan kaya karbohidrat – seperti roti, bagel dan keripik – dapat memicu jerawat.
  5. Stres. Stres bisa membuat kondisi semakin parah.

Baca artikel yang berkaitan : krim jerawat di apotik.

 

Mitos

Faktor-faktor ini memiliki sedikit efek pada jerawat:

  • Makanan berminyak. Mengkonsumsi makanan berminyak tidak banyak berpengaruh. Meski bekerja di area berminyak, seperti di dapur karena minyaknya bisa menempel pada kulit dan menghalangi folikel rambut. Hal ini semakin mengiritasi kulit atau meningkatkan potensi berjerawat.
  • Kulit yang kotor. Masalah kulit ini bukan disebabkan oleh kotoran. Sebenarnya, menggosok kulit terlalu keras atau bersih dengan sabun keras atau bahan kimia mengiritasi kulit, dan bisa membuat kondisi semakin parah. Meski memang membantu mengeluarkan minyak, kulit mati dan zat lainnya dengan lembut.
  • Kosmetik. Kosmetik tidak selalu memperburuk jerawat, terutama jika anda menggunakan riasan bebas minyak agar tidak menyumbat pori-pori (non-comedogenics), dan menghapus riasan secara teratur. Toner adalah penghapus riasan paling efektif.

 

Faktor penyebabnya adalah :

  1. Perubahan hormonal. Perubahan seperti itu biasa terjadi pada remaja, wanita dan anak perempuan, dan efek dari pemakaian obat yang mengandung kortikosteroid, androgen atau lithium.
  2. Sejarah keluarga. Faktor keturunan sangat berperan. Jika kedua orang tua memiliki jerawat, kemungkinan anda juga akan memilikinya.
  3. Kulit berminyak, dan kulit bersentuhan dengan benda berminyak. Jerawat dapat terbentuk saat kulit bersentuhan dengan lotion, dan krim berminyak, atau dengan minyak di area kerja, seperti saat memasak di dapur.
  4. Gesekan atau tekanan pada kulit. Hal ini dapat disebabkan oleh barang-barang yang kadang menempel ke kulit seperti handphone, telepon, helm, kerah ketat dan baju sintetis, dan ransel.
  5. Stres. Stres tidak menyebabkan jerawat. Tapi jika sudah memilikinya, maka stres bisa memperburuk keadaan.

Langkah-langkah lebih lengkap bisa dibaca di artikel perawatan menghilangkan komedo.

Hal-hal ini perlu disampaikan kepada dokter

Saat anda mengunjungi dokter, maka beberapa pertanyaan ini perlu disiapkan jawabannya dengan lengkap. Atau bila dokternya tidak menanyakannya, dapat anda sampaikan sendiri supaya diagnosanya lebih lengkap.

  1. Kapan pertama kalinya muncul?
  2. Apakah sedang mengalami stres (misalnya sedang suntuk dengan pekerjaan atau ujian sekolah), atau pada anak perempuan dan wanita – siklus menstruasi?
  3. Obat apa yang sedang diminum?
  4. Pada wanita: Apakah sedang menggunakan kontrasepsi oral, yaitu pil KB?
  5. Pada anak perempuan dan perempuan: Apakah memiliki menstruasi teratur?
  6. Pada anak perempuan dan wanita: Apakah sedang hamil atau apakah sedang berencana untuk segera hamil?
  7. Apa jenis lotion, sabun, tabir surya, produk rambut atau kosmetik yang sedang anda pakai?
  8. Bagaimana problem ini kemudian mempengaruhi harga diri dan kepercayaan diri dalam situasi sosial?
  9. Apakah memiliki riwayat keluarga yang juga berjerawat?
  10. Apa perawatan dan langkah perawatan yang telah anda lakukan sejauh ini?

Terakhir untuk mengatasinya, anda bisa membaca artikel cara menghilangkan jerawat dan bekasnya.

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tip Sobat ©2017